Friday, January 3, 2014

konsentrasi



Konsentrasi merupakan cara untuk menyatakan hubungan kuantitatif antara zat terlarut dan zat pelarut.
Menyatakan konsentrasi larutan ada beberapa macam,diantaranya :

a) Fraksi Mol
Fraksi mol yaitu perbandingan antara jumlah mol suatu komponen dengan jumlah mol seluruh komponen yang terdapat dalam larutan.
Fraksi mol dilambangkan dengan X.
Contoh:
Suatu larutan terdiri dari 3 mol zat terlarut A dan 7 mol zat terlarut B. maka :
XA = nA/(nA+nB) = 3 /(3 + 7) = 0,3
XB = nB/(nA+nB)  = 7 /(3+7) = 0,7
·         XA + XB = 1.


b) Persen Berat
persen berat menyatakan gram berat zat terlarut dalam 100 gram larutan.
Contoh :
Larutan gula 5% dalam air,artinya : dalam 100 gr larutan,terdapat :
-          gula = 5/100 x 100 = 5 gram
-          air = 100 – 5 = 95 gram

c) Molalitas (m)
                        menyatakan mol zat terlarut dalam 1000 gr pelarut.
                        Contoh :
                        Hitunglah molalitas 4 gram NaOH (Mr=40) dalam 500 gr air !
-          molalitas NaOH = (4/40) / 500 gr air = (0,1 x 2 mol)/1000 gr air =0,2m.

d) Molaritas (M)
molaritas menyatakan jumlah mol zat terlarut dalam 1 liter larutan.
Contoh:
Berapakah molaritas dari 9,8 gr H2SO4 (Mr=98) dalam 250 ml larutan?
- molaritas H2SO4 = (9.8/98) mol / 0,25 liter = (0,1 x 4) mol / liter = 0,4 M

e) Normalitas
normalitas menyatakan jumlah mol ekivalen zat terlarut dalam 1 liter larutan.
Untuk asam,1 mol ekivalennya sebanding dengan 1 mol ion H+.
Untuk basa, 1 mol ekivalen sebanding dengan 1 mol ion OH-.
Antara Normalitas dan Molaritas terdapat hubungan :
N= M  x  valensi.

larutan



Larutan adalah campuran homogen dari dua atau lebih senyawa – senyawa yang komponen – komponennya dibentuk sebagai atom,molekul,dan atau ion.
v  Larutan isotonik adalah larutan NaCl 0,9 %,yaitu tekanan osmosis darah.
v  Larutan hipononik adalah larutan yang konsentasinya < NaCl  0,9%
v  Larutan hipertonik adalah larutan yang konsentrasinya > NaCl 0,9%
v  Larutan pekat adalah larutan dimana hipertonik terlarut lebih besar dari pelarunya.
v  Larutan encer adalah larutan dimana hipertonik pelarutnya lebik kecil dari terlarutnya,
v  Larutan jenuh adalah larutan yang mengandung sejumlah maksimal zat terlarut yang larut dalam sejumlah zat pelarut.

ikatan yg terdapat pada elektrolit



ikatan ion : ikatanyang terjadi antara logam dan non logam. Pada ikatan ini terjadi serah terima elektron dan dapat dapat mengantarkan listrik,
ikatan kovalen : ikatan antara non logam dengan non logam
Ikatan ion adalah ikatan antara logam dna non logam yang dapat menghantarkan listrik (elektrolit). Terjadinya serah terima electron.
Ikatan Kovalen adalah ikatan antara non logam dan non logam . Ada yang dapat menghantarkan listrik dan ada yang tidak dapat menghantarkan listrik. Yang dapat menhantarkan listrik

kaitan diare dengan saluran pencernaan


Diare terjadi pada saluran gastrointestinal khususnya pada bagian usus penyerapan (ileum) dan usus besar. Usus besar seperti yang diketahui berperan dalam proses penyerapan ataupun penambahan air pada feses. Akibat infeksi dari bakteri mengakibatkan usus besar tidak melakukan tugasnya dengan baik. Seperti kadar air yang terlalu banyak pada feses. Begitu pula yang terjadi pada ileum atau usus penyerapan, yang seharusnya menyerap zat-zat yang berguna bagi tubuh menjadi terhambat karena infeksi dari faktor penyebab diare tersebut. Efeknya sel-sel tidak bekerja dengan baik karena kekurangan zat-zat yang penting bagi sel.